Archive | January, 2013

Waroeng Steak And Shake Menyediakan Steak Untuk Rakyat

31 Jan

Info Kuliner Jogja- Yogyakarta memang kaya akan kuliner, baik kuliner tradisional maupun kuliner internasional. Dari kelas retoran hingga kelas kaki lima pun ada. Yogyakarta juga gudangnya kuliner enak berkelas restoran mewah dengan harga mahasiswa; ini dikarenakan banyaknya mahasisawa di Yogyakarta.

Salah satu tempat makan yang menyajikan menu mewah dengan harga mahasiswa adalah Waroeng Steak and Shake. Di tempat ini Anda dapat menikmati steak lezat dengan harga warung. Waroeng Steak and Shakemengenalkan menu western food dengan bumbu lokal sehingga memiliki citarasa Indonesia.

Sesuai namanya, menu utama Waroeng Steak and Shake adalah steak. Di Waroeng Steak and ShakeAnda akan mememukan berbagai macam hidangan steak dari daging sapi, ayam, ikan dan udang. Anda juga dapat memilih steak dengan tepung ataupun original steak. Menu-menu yang ditawarkan Waroeng Steak and Shake antara lain Tenderloin Steak, Sirloin Steak, Beef Blackpepper Steak, dan Chicken Steak. jika Anda ingin merasakan steak paduan antara daging sapi, ayam dan udang, cobalah Waroeng Steak. Dengan paduan Brown Sauce yang istimewa membuat Anda ingin kembali merasakan steak di tempat ini.

Selain berbagai menu steak,Waroeng Steak andShake atau orang – orang lebih suka menyebutnya dengan WS, terdapat menu lain seperti french fries, spaghetti, burger dan nasi paprika.

Minuman andalan di WS tentu saja adalah Milkshake. Milkshake di tempat ini memiliki beberapa varian rasa seperti strawberry, coklatdan vanila. Selain milkshake, Anda juga dapat menemukan menu lain seperti aneka jus, soft drink, kopi dan air mineral.

Harga satu porsi steak mulai dari Rp13.500,- sampai Rp30.000,-. Jika Anda memesan steak goreng tepung, harganya lebih murah yaitu mulai Rp9.500,- sampai Rp15.000,-. Untuk minuman, harganya dimulai dari Rp500,- hingga Rp8.000,-.

WS buka mulai pukul 12.00 hingga pukul 22.00 WIB. Namun jika hari Jumat WS buka mulai pukul 13.00 hingga pukul 22.00 WIB.

Jika Anda menginginkan suasana yang nyaman coba saja datang ke Waroeng Steak yang berada di Jl. Pandega Karya No.18A (Jl. Kaliurang Km.5,5).

Sumber: kuliner.panduanwisata.com

Yogya Chicken Menghadirkan Fried Chicken ala Jogja

31 Jan

Info Kuliner Jogja- Bagi Anda yang menyukai ayam goreng, kota Jogja menyediakan masakan ayam goreng hasil karya warga Jogja yang dapat Anda nikmati. Ayam goreng ini tidak dimasak dengan cara yang cukup modern ketika Indonesia sedang dilanda demam makanan cepat saji. Ternyata hal itu dapat dimanfaatkan oleh pengusaha lokal yang dengan segala kreativitasnya mampu menghasilkan produk makanan cepat saji yang dapat bersaing dengan makanan dari luar negeri.

Masakan tersebut adalah Yogya Chicken yang kemudian lebih terkenal dengan nama ’Jogcik’ di kalangan para penggemarnya. Ayam goreng yang dihidangkan di sini adalah ayam goreng yang di masak ala fried chicken dari Amerika. Dengan cita rasa yang tidak kalah dengan fried chicken Amerika, Yogya Chicken memberi alternatif bagi para pelajar dan kalangan ekonomi menengah untuk dapat menikmati fried chicken cepat saji dengan harga yang sangat terjangkau.

Warung makan ayam goreng ini mulai dirintis sejak terjadinya krisis tahun 1997 yang membawa banyak PHK dari perusahaan besar maupun kecil. Warung ini berdiri tepatnya 27 Agustus 1997, di Jl. Affandi Gejayan Pelemkecut no. 36 B. Pada awal berdirinya, sang pemilik warung harus turun tangan untuk melayani pembeli dan memasak ayam goreng. Warungnya pun hanya terbuat dari papan dan bambu. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak mahasiswa yang mengenal warung makan ini, karena harganya yang murah untuk ukuran fried chicken, warung ini tumbuh semakin besar. Akhirnya sang pemilik pun harus mulai mencari karyawan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin banyak. Warung makannya pun tumbuh menjadi warung yang bersih dan nyaman dengan fasilitas yang dapat membuat pengunjung merasa nyaman untuk makan.

Sekarang ini ada banyak sekali warung Yogya Chicken, karena memang bisnis ini sekarang dibangun dengan sistem waralaba. Hampir di semua tempat di Jogja Anda dapat menemukan Yogya Chicken. Untuk harga satu porsi ayam goreng Yogya Chicken, Anda tidak perlu mengeluarkan banyak uang. Harganya berkisar dari Rp 5.500 ,- sampai dengan Rp 15.000,- itu sudah termasuk minuma. Tetapi apabila Anda ingin menambah dengan minuman lain, atau potongan ayam yang lebih banyak, Anda hanya perlu mengeluarkan tambahan uang sekitar Rp 3000,- sampai Rp 10.000,- untuk setiap itemnya (harga dapat berubah sewaktu-waktu). Warung ini pada umumnya beroperasi dari pukul 08.00 sampai 21.30 setiap hari.

Warung-warung Jogja chicken biasanya berada di tempat yang cukup menjadi pusat keramaian. Untuk mencapai tempat ini Anda dapat menggunakan bis kota atau Trans Jogja.

Sumber: kuliner.panduanwisata.com

PESTA PERAK RESTAURANT

30 Jan

Pesta PerakPesta PerakPesta PerakPesta Perak

 

Info Kuliner Jogja- Kuliner Jawa khas Jogja andalan Pesta Perak Restaurant telah menjadi favorit bagi para wisatawan mancanegara sejak 25 tahun lalu. Gudeg, urap, bothok mlanding, hingga aneka kudapan seperti krasikan, enting gepuk, dan madu mongso siap memanjakan lidah Anda

PESTA PERAK RESTAURANT
Sajian Kuliner Khas Jogja Favorit Wisatawan Mancanegara

Pesta Perak Restaurant telah menjadi favorit bagi para wisatawan mancanegara yang ingin mencicipi kuliner Jawa khas Jogja sejak 25 tahun yang lalu (berdiri tahun 1986). Menjamurnya kafe dan restoran-restoran modern tak menggoyahkan Pesta Perak untuk terus konsisten menghadirkan aneka hidangan tradisional Jawa yang terkenal sangat kaya akan rasa dan mengolahnya sedemikian rupa hingga sesuai dengan lidah orang mancanegara. Begitu masuk, Anda akan disambut oleh waiter dan waitress ramah berpakaian tradisional Jawa. Irama gending jawa mengalun dengan merdu. Berbagai masakan dihidangkan secara prasmanan di tengah ruangan dengan tatanan yang menarik dalam wadah-wadah beralaskan gerabah tanah liat.

Menu disajikan lengkap. Appetizer berupa aneka jenis soup dihidangkan bergantian setiap hari. Untuk menu utama, tersedia pilihan nasi putih dan nasi goreng dengan berbagai menu pendamping. Gudeg yang menjadi ikon kuliner Jogja tersaji bersama sambal goreng krecek dan telur pindang. Sayur lodeh, sayur kare yang menjadi favorit wisatawan Jepang, aneka tumisan, urap, rolade daging, hingga sate ayam siap memanjakan lidah Anda. Di sini, Anda juga bisa mencicipi makanan tradisional yang sudah jarang ditemukan seperti bothok mlanding dan oyok-oyok mbayung. Teh, kopi, es buah, wedang ronde/wedang jahe (khusus malam hari) tersaji bersama jajanan pasar seperti pisang goreng, tape goreng, jenang, krasikan, enting gepuk, dan madu mongso. Yang menyenangkan, semua masakan itu sudah termasuk dalam harga paket sehingga Anda bisa mencicipi semua yang Anda suka.

Pesta Perak Restaurant telah bertahun-tahun dipercaya sebagai mitra kerja agen-agen wisata besar dan profesional. Lokasinya cukup strategis. Berada di Jalan Tentara Rakyat Mataram, restoran ini hanya berjarak 5 menit berkendara dari Kraton dan kawasan Malioboro. Jangan khawatir bila Anda datang bersama rombongan besar karena restoran ini cukup luas dan memiliki kapasitas hingga 350 orang. Ruangan ber-AC berkapasitas 80 orang bisa dipesan untuk acara-acara yang bersifat lebih private. Atau Anda ingin menyewa restoran ini untuk acara wedding? Jangan khawatir, Anda cukup menghubungi pihak manajemen dan mengatur tanggalnya.

Jam Buka: Senin – Minggu: 10.00 – 21.00 WIB

Sumber: http://www.yogyes.com

OMAHE MBOK GIYEM

30 Jan

Omahe Mbok GiyemOmahe Mbok GiyemOmahe Mbok GiyemOmahe Mbok Giyem

Omahe Mbok Giyem menyajikan masakan tradisional dengan sentuhan modern. Bangunan di tengah perkampungan penduduk dengan perabotan kayu, lampu gantung kuno, dan alunan gending Jawa menghadirkan atmosfer bersantap di rumah ndesa yang homey.

OMAHE MBOK GIYEM
Bersantap di Omah nDesa yang Homey

Omahe Mbok Giyem (OMG) adalah sebuah restoran dengan konsep perpaduan masakan tradisional dengan penyajian modern. Berada di tengah perkampungan penduduk, restoran ini menempati bangunan khas rumah kampung yang sederhana. Tiang-tiang bambu yang diikat tali ijuk dan lampu-lampu gantung kuno menghadirkan atmosfer khas omah Jawa yang sederhana namun homey.

Selain tempat bernuansa ndesa, Omahe Mbok Giyem juga mengajak Anda untuk bernostalgia dengan masakan-masakan tradisional yang mendapat sentuhan modern untuk cita rasa yang lebih nikmat. Di restoran ini menu ayam bakar misalnya, disajikan dengan sayur lodeh tempe dan kacang panjang khas Bantul. Bila menyukai masakan pedas, cobalah Nasi Goreng Mercon atau Paket Nasi Petir. Pedasnya akan membuat Anda kapok lombok alias ketagihan untuk mencoba lagi. Untuk makanan kecilnya, terdapat banyak pilihan mulai dari tahu crispy, tape/pisang keju, hingga Lapis Sensation yang merupakan perpaduan dari lapis legit dengan es krim. Harga makanan yang tersaji berkisar antara 3000 – 17.500 rupiah.

Cara penyajian hidangan di Omahe Mbok Giyem termasuk unik. Meski berkonsep restoran ndesa, meja ditata dengan sangat apik dan modern, gelas anggur dan aneka jenis sendok, garpu, dan pisau tertata rapi di atas placemat. Bila memesan teh atau kopi tubruk, waitress akan menghidangkan sepoci teh atau kopi pahit dan sebongkah gula aren. Uniknya, gula aren yang dibuat dicampuran dengan jahe yang akan menghadirkan sensasi rasa manis namun sedikit pedas. Cara menikmatinya, gigit terlebih dahulu gula arennya kemudian seruputlah teh atau kopinya. Hemmm…Rasanya? Mantap! Harga minuman yang tersaji berkisar antara 5000 – 15.000 rupiah.

Ada banyak pilihan tempat untuk menikmati hidangan, di halaman rumah telah tersedia meja-meja berpayung, teras, ruang dalam, ataupun saung dengan pemandangan ke arah sawah. Tersedia juga 2 ruang VIP dengan kapasitas 4 dan 6 orang. Sambil menunggu hidangan tiba, Anda bisa memanfaatkan fasilitas hot spot yang tersedia atau melakukan pijat refleksi yang juga tersedia di Omahe Mbok Giyem.

Jam Buka: Senin – Minggu: 8 AM – 9 PM

Alamat: Jl. Kelapa 18 Bantul, Yogyakarta, Indonesia
Phone: (0274) 968 7170, +62 838 1955 2269, +62 857 8188 1340, +62 859 2151 6966

Sumber: http://www.yogyes.com

Mangut Lele Mbah Marto

28 Jan
 
Info Kuliner Jogja- Wisata Kuliner khas Jogja yang jarang didengar adalah Mangut lele ini. Mangut Lele, sesuai namanya menawarkan masakan olahan dari ikan lele. Tidak seperti masakan lele biasa, lele sebelum dimasak bersama kuah santan gurih dan pedas seperti kuah gulai, lele terlebih dahulu dibakar diatas tungku, sehingga dagingnya matang saat pembakaran.
Mangut Lele yang terkenal sejak dahulu adalah Mangut Lele Mbah Marto, letaknya di Dusun Geneng Sewon Bantul, atau tepat di belakang Institut Seni Indonesia ( ISI ) Yogyakarta. Walaupun namanya Warung Sego Gudeg Geneng Mbah Marto, namun yang terkenal adalah masakan Mangut Lelenya. Banyak kalangan artis dan pejabat dari luar kota yang menjadi langganan Mbah Marto.
Menu Warung Sego Gudeg Geneng Mbah Marto selain Mangut Lele, antara lain: Ceker, Gudeg Setengah Kering, Sambal Krecek, Sate Keong, Garang Asem, dll. Harga satu porsi mangut lele sebesar Rp 8.000 atau 10.000 dengan menu kompli ( Nasi, Mangut Lele, Gudeg dan Sayur Daun Pepaya ).
Sumber: http://transmojo.blogspot.com

 

Bebek Remuk Segoro Roso

28 Jan

Info Kuliner Jogja- Penyuka bebek goreng tentunya sayang jika melewatkan menu satu ini. Bebek Remuk Segoro Roso, di Jalan Veteran 179, Jogja sebelah barat XT Square Jogja. Di sana Anda akan menyantap bebek empuk sampai tulangnya dengan tiga pilihan sambal super pedas.
Sri Sukamti, pemiliki warung makan memasak bebek dengan cara presto selama 16 menit terhitung dari air mendidih. Bebek dibumbui aneka bumbu dapur lengkap, sehingga baunya harum dan saat digoreng, bumbu itu terasa sampai tulangnya.
Tapi bebek goreng di warung ini tidak hancur seperti namanya. “Tetap utuh seperti digoreng biasa, hanya saja dipresto sehingga lebih empuk. Daripada namanya bebek presto, saya namakan bebek remuk biar unik,” katanya, Selasa (17/4).
Pengunjung bisa memesan salah satu sambal, yakni sambal jojo dari lombok hijau, sambal traze berbahan trasi alami dari Jawa Timur atau sambal awank, alias sambal bawang. Satu porsi bebek goreng lengkap dengan nasi, lalapan, sambal dan es teh dihargai Rp19.000.
Selain bebek, ada pula ayam yang empuknya juga sampai tulang. Paket ayam dihargai Rp15.000 per porsi. Warung yang buka setahun lalu ini juga menyajikan nasi goreng sayur, ayam, seafood yang lezat.
Sementara minuman pilihannya ada lemon zoro, kami zoro, keduanya minuman serai. Ada pula minuman gogrokan atau wuwuh dan kopi luwak asli Aceh. Harga minuman Rp2.500-Rp5.000 per gelas. Warung ini buka setiap hari pukul 09.00-21.00 WIB.

Sumber : harianjogja.com/2012/life…ro-roso-179964

Martabak Internasional Jogja Memang Enak

26 Jan

 Martabak Internasional Jogja Memang EnakWarung martabak Internasional
Foto: Mas Totok

Info Kuliner Jogja- Jajanan Martabak Internasional yang ada di alun alun utara kota jogja ini, selain rasanya gurih potongannya juga tebal. Tidak peduli musim kemarau atau hujan, warung yang terletak dijalan Pekapalan ini tetap buka mulai jam 17.00 sore sampai kira kira jam 21.00 malam hari. Warung martabak yang bukanya paling konsisten di alun alun utara yogyakarta ini cukup terkenal untuk pecinta martabak ( baca kuliner) seantero newyorkarto hadiningkrat. Wis martabak ini konon adanya juga hanya di jogja

Setiap orang yag ingin ngerasain legitnya martabak internasional yang bertestur lembut kalau digigit lidah bisa menari liar sendiri ini, harus rela antri yang kadang sampi berjam jam, hanya untuk bisa menikmati martabak telur berisi irisan daun bawang dan telur bebek serta irisan daging sapi. Wah wah wah, sekali lagi rasanya mantab top markotop, benar benar bisa membuat orang keranjingan ingin kembali untuk menikmati lagi. Dan memang martabak ini salah satu warung makan di jogja yang rasanya membuat ketagihan

Tersedia juga martabak terang bulan , martabak jenis yang satu ini juga banyak digemari. Wis pokoknya rasaya nikmat banget.Warung martabak Internasional ini tergolong paling tua di antara warung martabak yang ada di alun alun utara.  Warung itu didirian oleh pak Koya sudah sejak tahun 1951. dan sekarang usaha itu diteruskan oleh anak anaknya. Masih menurut totok lodong, martabak internasional ini benar benar termasuk makanan khas jogja yang paling enak dan top markotop tiada tanding

Oh ya, jalan Pekapalan itu adanya di sekitar kantor pos besar joga menuju alun laun utara. Kalau anda dari jalan Malioboro, setelah menemui perempatan ambil lurus yang menuju keraton. tengak tengok aja disekitar situ, kalau ada warung martabak yang dikerubuti pembeli, berarti itu Martabak Internasional yang dimaksut.

Sumber: tipswisatamurah.com

Geblek Wates Makanan Enak Dari Kulonprogo

26 Jan

geblek watesFoto geblek wates yang enak

Info Kuliner Jogja- Kalau kita datang kesuatu daerah itu pasti ada makanan khas tertentu yang enak dan kadang nama dan bentuknya juga unik. Begitu juga di daerah Wates yang jadi ibukota Kabupaten Kulonprogo Prov DI Yogyakarta itu juga punya makanan khas yang bernama Geblek Wates. Bentuknya lucu, hampir mirip angka delapan yang bahan bakunya dibuat dari tepung terigu.

Makanan yang bernama Geblek Wates Kulonprogo ini rasanya enak, bila dimakan waktu masih panas dengan tempe Besengek atau benguk.hehehe nama tempenya lucu kan..?. Tapi apa bila sudah dingin, geblek ini kalau digigit bisa molor seperti karet tapi lezat, karena testur lembut tepungnya berasa gurih banget. hehe pokoknya ga ada duanya dech, Penasaran penasaran dech lo.. Wis rasanya manteb banget bagi orang yang sudah terbiasa mengkonsumsi makanan kuliner khas dari Wates Kulonprogo Jogja ini

Di daerah Ndrowolo ada yang jual geblek wates nan enak ini, Sudah beberapa kali  diajak nguliner di sana, Lokasinya kalau dari Wates menuju arah Desa Serang Pengasih, sampai pertigaan serang ke arah kanan, posisinya ada di sebelah kiri jalan. setelah tikungan jembatan. Namanya ibu siapa aku lupa tanya, tapi disana dia top markotop

Selain geblek ini, wates juga punya makanan khas yang rasa dan namanya unik banget. Makanan aneh itu namanya Growol. Berbeda dengan Geblek, Growol ini enaknya dimakan kalau saudah dingin. dan makanan yang satu ini walau tanpa pengawet, tapi mampu bertahan sampai tiga hari lho. Growol ini kalau dimakan diperut rasanya adem dan awet kenyangnya.. Cuma baunya itu mirip anunya perempuan. kecing kecing enak pokoknya. xixixixixi. Yo wis, ini sekedar info bagi yang sedang lewat di Wates. Kalau mau tahu makanan khas Kulonprogo lainnya. anda bisa mengikuti posting Oleh oleh khas Kulonprogo yang sudah kami terbitkan beberapa waktu lalu

Sumber: .tipswisatamurah.com

Bakpia Pathok 25

25 Jan

Bakpia Pathok 25

 

Setiap daerah pasti memiliki sesuatu hal yang unik atau istimewa untuk membedakan dengan daerah lainnya. Kota Jogja sebagai kota tujuan wisata memiliki keistimewaan menarik wisatawan untuk berkunjung. Mulai dari wisata alam, sejarah, budaya dan kuliner. Begitu juga dengan bakpia dikenal sebagai salah satu kuliner khas kota Jogja selain gudeg. Setiap musim libur tiba, makanan khas ini menjadi salah satu oleh-oleh wisatawan untuk teman dan sanak saudara di rumah.

Bakpia Pathok 25 dikenal luas sebagai salah satu produk kuliner bercitra rasa istimewa dan menjadi legenda kuliner di kota Jogja. Setiap musim libur tiba, banyak wisatawan berkunjung di toko ini. Di mulai dari pintu masuk, para petugas parkir beradu peluit untuk mengatur hilir mudik laju kendaraan wisatawan yang diparkir di sekitar toko ini. Selasa, 06 Juni 2012 tim redaksi http://www.kotajogja.com berhasil menuntaskan rasa penasaran kami, kenapa Bakpia Pathok 25 bisa menjadi salah satu legenda kuliner di kota Jogja.

Matahari masih menyisakan kehangatan sinarnya dan begitu juga udara pagi masih memberikan kesegaran ketika kami sampai di tempat tujuan. Kedatangan kami disambut dengan hiruk pikuk kesibukan para pegawai dari setiap divisi. Dipandu oleh mbak Tira, salah satu staf Bakpia Pathok 25, kami didampingi untuk melihat proses pembuatan bakpia. Setiap divisi menangani proses pembuatan bakpia ini memiliki tanggunjawab besar menjaga kualitas mutu dan citra rasa istimewa Bakpia Pathok 25.


Pada bagian dalam rumah, terdapat sebuah ruangan terbuka  difungsikan sebagai tempat mencampur adonan bakpia. Masih di tempat yang sama, kami melihat beberapa meja panjang difungsikan sebagai landasan pembentukan pola adonan. Selesai pada proses ini, adonan dimasukkan ke dalam oven besar yang menggunakan arang sebagai bara api untuk menjaga kualitas rasa alami dari bakpia tersebut. Sesampainya di ruang oven, kami sempat menanyakan sejarah berdirinya Bakpia Pathok 25 kepada mbak Tira. “Bakpia Pathok 25 dirintis oleh ibu dari pimpinan kami Bapak Arlen Sanjaya yaitu Ibu Tan Aris Nio. Beliau memulai usaha ini dari proses coba-coba dengan hanya satu orang pegawai saja serta dibantu oleh lima putra putri beliau termasuk Bapak Arlen Sanjaya,” jawab Mbak Tira.

Disela-sela wawancara, kami juga mendapatkan informasi mengenai bakpia itu sendiri. Bakpia sebenarnya berasal dari negeri Cina dengan nama Tau Luk Pia, yang memiliki arti kue kacang hijau. Kue ini mulai diproduksi di kampung Pathuk Yogyakarta sejak tahun 1948. Pada waktu itu, bakpia masih diperdagangkan secara eceran dan pengemasannya pun masih menggunakan besek (tempat dari anyaman bambu) tanpamerk dan peminatnya pun masih terbatas.Di tahun 1980an, nama Bakpia Pathok 25 sudah dipatenkan menjadi merk dagang dengan diiringi perubahan kemasan dari besek ke kardus. Di saat yang sama, ide tersebut diikuti dengan munculnya bakpia-bakpia lain dengan merk dagang yang sama dengan nomor berbeda. Demikian pesatnya perkembangan industri bakpia hingga menjadi salah satu ciri khas kuliner di kota Jogja hingga sekarang ini.


Dengan perjuangan yang gigih pantang menyerah, Ibu Tan Aris Nio mampu menjadikan Bakpia Pathok 25  menjadi makanan khas kota Jogja bercitra rasa istimewa. Keberhasilan beliau tidak terlepas dari proses regenerasi beliau dalam menjalankan usaha bisnisnya kepada putranya Bapak Arlen Sanjaya sehingga menjadikan Bakpia Pathok 25 menjadi besar. Sampai sekarang ini Bakpia Pathuk 25 memiliki beberapa cabang penjualan resmi yaitu Toko Ongko Joyo di Jalan AIPTU KS Tubun no 65, Pasar Pathok Jl. Bhayangkara, Toko Kembang Jaya dan Bandara Jaya di jalan Laksda Adisutjipto KM. 9 serta KM. 11.5.

Jam dinding terus berdetak hingga tepat di jam 09.45 wib, kami tim redaksi http://www.kotajogja.com berpamitan kepada mbak Tira pemandu kami. Dengan lambaian tangan kami meninggalkan Bakpia Pathok 25 yang telah menjadi salah satu ikon kuliner kota Jogja.

Lokasi: Jalan AIPTU KS Tubun no 65

Sumber: kotajogja.com

Kupat Tahu Pak Mul

25 Jan

Kupat Tahu Pak Mul

Info Kuliner Jogja- Dengan senyum ramah dan kumis tebalnya Pak Mul menyapa setiap pembeli yang mendatangi warungnya tersebut. Kumis tebalnya tidak mampu menutupi sifatnya yang ramah dan ‘nyedulur’ kepada siapa saja. Warung makan Pak Mul ini dilihat dari bangunannya tidak ada yang istimewa, teras rumahnya dibagi dua bagian, bagian depan dijadikan area lesehan dan bagian samping dijadikan tempat makan lengkap meja kursinya.

Siang itu saya memutuskan untuk menutup rasa lapar di warung Pak Mul. Hampir setahun ini saya sudah tidak lagi menjadi pengunjung tetap dari warung ini. Kedatangan pertama setelah hampir setahun tidak makan disini tiada yang berubah dari warung ini. Suasana yang bersahabat, senyum khas Pak Mul yang tidak pernah berubah.

“Hallo Mas lama kok tidak makan disini kemana aja,” sambut Pak Mul sembari menjabat erat tangan saya.

“Biasa Pak, sok sibuk neeh,” jawab saya sekenanya.

Tak lama kemudian saya sudah memastikan tempat duduk pilihan terbaik saya dekat gerobak kupat tahu dekat pintu keluar para pembeli.

“Mbak Asih, kupat tahu. Seperti biasa manis dan agak pedas,” pintaku ke pada mbak Asih.

“Iya mas, tunggu aja ndak pakai lama kok,” jawabnya sembari menantarkan pesanan untuk pembeli di meja seberang.

Sembari menunggu pesanan, saya sempat melihat salah satu putra Pak Mul meracik bumbu kupat tahun dengan cekatan dan tangkas. Di gerobak tersebut berbagai macam racikan bumbu kupat tahu sudah tertata dengan rapi. Mulai dari bawang goreng, kacang goreng, krupuk, trus kuah kecap dan kubis yang sudah di potong-potong.

Tidak berapa lama pesanan saya sudah datang. Satu porsi kupat tahu dengan minum es jeruk menjadi partnernya untuk menuntaskan rasa lapar dalam diri saya. Sendok di kanan dan garpu dikiri,  satu porsi kupat tahu saya aduk agar bumbunya terasa dan merata.

Setelah melewati proses pengadukan tersebut, bumbu dari kupat tahu tersebut benar-benar terasa dan maknyuss sekali. Bumbu yang manis serta nuansa agak pedas menjadi komposisi yang pas. Belum lagi butiran-butiran kacang goreng yang disebar secara merata membuat setiap satu sendok yang dilahap ada kejutan-kejutan kecil yang menarik untuk dirasakan sensasinya.

Lokasi: Jl. Selokan Mataram Dn Dabag Ds Condongcatur Depok Sleman DIY

Sumber: kotajogja.com

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.